Dibuka Peluang Waralaba BEBEK JOGJA (BEJO). Pilihan bisnis Tepat Saat ini. Miliki Passive Income dari Usaha Anda sendiri. Anda memiliki Usaha Tanpa harus repot dengan pengelolaan yang ribet. Anda tinggal terima hasil setiap bulannya. INFO WARALABA : TELP/WA.0857.4294.2248
Friday, November 11, 2016
Cara Berkebun Emas: Teknik Berkebun Emas Untuk Keuntungan Maksimal
Emas sering dimanfaatkan para investor sebagai alat hedging (lindung nilai) sekaligus instrumen investasi jangka panjang karena harga emas yang relatif stabil dalam jangka pendek namun bisa mengalami kenaikan signifikan dalam jangka panjang mengikuti atau melebihi tingkat inflasi. Namun dengan tren bullish harga emas beberapa tahun belakangan ini, banyak investor yang memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan keuntungan dari jual beli emas jangka pendek yang biasa disebut sebagai berkebun emas. Mari kita belajar investasi emas dengan cara berkebun emas ini.
Sistem berkebun emas memanfaatkan jasa pegadaian yang disediakan oleh bank ataupun lembaga lainnya untuk memperbesar modal dalam membeli emas di mana emas yang sudah ada di tangan digadaikan untuk mendapatkan modal membeli emas berikutnya yang kemudian digadaikan lagi. Sistem seperti ini memungkinkan investor untuk membeli emas dengan modal lebih sedikit yang kemudian dijual pada saat yang tepat untuk memperoleh keuntungan jangka pendek maupun jangka panjang. Sistem ini juga menguntungkan pihak bank karena bisa meningkatkan omset penjualan produk gadainya.
Lebih jelasnya, mari kita lihat contoh cara berkebun emas yang biasa dilakukan para pekebun emas:
Beli emas batangan 25 gram seharga Rp 10jt (per gram Rp 400rb) yang kemudian digadaikan, dapat Rp 8jt (asumsi nilai taksiran 80% dari nilai emas)
Beli emas 25 gram lagi dari uang Rp 8jt + Rp 2jt dari modal sendiri dan kemudian digadaikan lagi, dapat lagi Rp 8jt, gadaikan lagi untuk dibelikan emas. Ulangi beli gadai ini berulang-ulang.
Di sini kita asumsikan investor membeli sampai emas ke-5. Emas terakhir ini disimpan untuk modal menebus emas kembali nanti.
Dengan cara berkebun emas tersebut di atas, investor bisa memiliki emas sebanyak 125gram (5x25gram) senilai Rp 50jt hanya dengan modal Rp 18jt (Rp 10jt modal awal + Rp 2jt untuk emas-emas berikutnya), tentunya belum termasuk biaya gadai maupun biaya lainnya.
Pada saat harga emas menanjak, emas-emas yang telah digadaikan ditebus kembali satu persatu dengan modal emas yang ada di tangan. Jadi, jual emas ke-5 untuk menebus emas ke-4 yang kemudian dijual lagi untuk menebus emas ke-3. Ulangi sampai semua emas ditebus, lalu jual semuanya. Keuntungan investor berupa selisih dari (hasil penjualan - nilai tebus gadai) dan (modal awal + biaya gadai). Sebagai contoh, asumsi harga emas naik 30% menjadi 13jt dan biaya gadai Rp 4jt. Maka keuntungan yang diperoleh: (Rp 65jt - 32jt) - (Rp18jt + Rp 4jt) = Rp 11jt.
Bandingkan keuntungan dari cara berkebun emas seperti ini dengan keuntungan yang diperoleh jika menggunakan cara investasi emas konvensional. Modal Rp 22jt digunakan untuk membeli emas batangan 55 gram (per gram Rp 400rb). Emas kemudian dijual pada saat harga emas naik 30% (Rp 520rb), uang yang diperoleh sebesar Rp 28.600.000,-. Keuntungan yang didapat hanya sebesar Rp 28,6jt - Rp 22jt = Rp 6,6jt.
Semua harga maupun hitungan di sini hanya merupakan asumsi, harga dan kondisi sebenarnya di lapangan tentunya tidak akan sama.
Teknik berkebun emas jangka pendek hanya cocok diterapkan pada saat harga emas sedang mengalami penurunan dan kenaikan tajam. Cara berkebun emas seperti ini memungkinkan investor untuk menggadaikan emas dalam waktu sesingkat mungkin (bisa dalam hitungan hari, minggu ataupun bulan) sehingga bisa menekan biaya gadai dan mendapatkan keuntungan maksimal. Caranya, dengan membeli emas saat harga emas sedang turun yang kemudian digadaikan dan dijual secepatnya pada saat harga emas melonjak.
Untuk investasi jangka panjang, emas biasanya digadaikan dalam waktu cukup lama (bisa satu, dua atau tiga tahun) sampai harga emas mengalami kenaikan yang signifikan minimal 30% untuk kemudian ditebus dan dijual kembali. Tentunya investor harus siap untuk membayar biaya gadai yang harus dikeluarkan selama emas digadaikan.
Cara berkebun emas ini juga bisa dimanfaatkan oleh investor untuk yang saat ini belum memiliki dana yang cukup untuk berinvestasi emas dalam jumlah yang diinginkan. Selain itu, dengan teknik ini, investor bisa membeli emas dengan harga saat ini dengan uang yang akan dimiliki investor di masa depan.
Beberapa tips dalam berkebun emas:
Beli pada saat harga emas rendah, jual pada saat harga emas tinggi. Jika terpaksa menebus dan menjual emas pada saat harga turun, investor bukan saja bisa kehilangan potensi keuntungan, tapi juga berpotensi mengalami kerugian dari biaya gadai yang sudah dibayarkan.
Agar bisa mendapatkan keuntungan maksimal dari teknik berkebun emas, gadaikan emas anda di tempat gadai yang menawarkan nilai gadai paling tinggi dengan biaya paling rendah.
Gadaikan emas dalam waktu sesingkat mungkin jika anda bermaksud mendapatkan keuntungan jangka pendek dari teknik berkebun emas ini.
Saat ini, sudah ada banyak lembaga yang menyediakan jasa pegadaian emas, termasuk diantaranya Bank Syariah Mandiri, Bank Jabar Banten Syariah, BRI Syariah dan Pegadaian, yang bisa dimanfaatkan oleh para investor yang ingin menerapkan cara berkebun emas ini . Nilai taksiran dan biaya yang harus dibayar bervariasi antar lembaga satu dan lainnya.
Wednesday, November 9, 2016
5 Tips Penting Investasi Tabungan Emas di Pegadaian
Investasi emas telah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dulu. Kandungan dan karakteristik emas yang istimewa membuatnya terus dicari orang. Permintaan meningkat dan harga akan terus naik dalam jangka panjang.
Selain itu emas juga bersifat likuid (mudah dicairkan), tidak seperti property yang harus mencari pembeli, Anda bisa menjual emas di toko-toko maupun outlet penjual emas terdekat.
Nah, sebelumnya anda sudah mengetahui alasan dan keuntungan menabung emas di Pegadaian.
Berikut tips bagi anda yang ingin atau sedang menabung emas di Pegadaian.
Cari tahu dulu harga emas di pasaran. Harga emas di Pegadaian mengacu pada harga yang telah ditetapkan ANTAM. Gunanya anda bisa memperkirakan dengan jumlah uang yang anda miliki nantinya bisa dapat emas di kisaran berapa gram.
Berikut ini harga emas di Pegadaian yang saya ambil dari situsnya di tanggal 6 Mei 2016.
harga emas di pegadaian. sumber
Untuk mengecek harga emas terbaru anda bisa lihat disini.
Carilah Pegadaian terdekat dengan lokasi domisili agar mudah melakukan setoran atau tarikan. Sejauh ini sesuai keterangan petugas di loket, pembelian emas belum bisa melalui ATM, harus melalui loket pegadaian. Kalaupun ada kerjasama dengan bank, hanya dengan bank BRI.
Kalau anda ingin mencetak emas batangan, saran saya, pilihlah dalam cetakan yang paling berat. Kenapa? Karena untuk mencetak emas perlu ongkos pencetakan. Bisa kita lihat untuk ongkos cetak semakin berat kepingan selisihnya semakin mengecil, artinya dengan semakin besar ukuran cetakan kita semakin hemat.
Berikut biaya cetak emas di Pegadaian yang saya ambil pada tanggal 7 Mei 2016.
ongkos cetak emas di Pegadaian. sumber
Kalau ada perubahan Anda bisa mengecek harga ongkos terbaru disini.
Cari tahu biaya-biaya yang dibutuhkan. Berikut ini daftar biaya yang dibebankan untuk nasabah pegadaian. Diambil dari situs pegadaian.
biaya-biaya tabungan emas pegadain. sumber
Kalau anda berniat membeli emas secara cicilan, pilihlah ukuran dengan cicilan yang sesuai dengan kemampuan anda. Janga sampai telat karena Pegadaian juga menerapkan denda bagi keterlambatan pembayaran cicilan.
Nah, itulah beberapa tips bagi Anda yang sedang atau ingin menabung emas di Pegadaian. Semua keputusan berada di tangan Anda.
Kapan waktu terbaik mulai membeli emas? jawabannya adalah 20 tahun yang lalu. karena Emas lebih bersifat hedging atau perlindungan nilai asset dari gerusan inflasi. bukan instrumen untuk spekulasi.
Terus, kalau udah telat bagaimana? Kesempatan kedua adalah HARI INI. Cobalah dengan mulai menyisihkan 5000 per hari. (Baca: Pengalaman : Cara mudah menabung emas di Pegadaian mulai 5000 rupiah !)
Dalam sebulan anda sudah bisa menyisihkan 150 ribu rupiah atau kurang lebih sekitar 0.3 gram. lumayan bukan :)
Jadi, tunggu apalagi ? Mulailah dari hari INI.
Saturday, November 5, 2016
Gadai Emas Syariah
Metode berkebun emas merupakan sistem pengembangan investasi yang terus berevolusi. Saat ini, banyak masyarakat Indonesia yang membeli logam mulia untuk kemudian disimpan hingga harga jualnya meningkat. Pada saat membutuhkan uang dadakan masyarakat juga terkadang menggadaikan logam mulia yang dimilikinya. Kini logam mulia yang digadaikan dapat “dikembangbiakan” agar menghasilkan logam-logam mulia baru dengan dua pertiga modal ditanggung oleh lembaga keuangan penyedia jasa gadai, seperti bank syariah.
Anda harus memilih lembaga gadai emas syariah yang menetapkan biaya gadai dan penitipan yang paling ringan, disamping itu perlu juga diperhatikan lembaga gadai yang memberikan dana gadai tertinggi agar dana tersebut dapat digunakan kembali untuk membeli logam mulia yang lebih besar dan tambahan dana yang dibutuhkan tidak terlalu memberatkan. Selain itu, juga perlu ditanyakan tentang skema pengamanannya. Ada beberapa lembaga gadai emas syariah memberlakukan biaya asuransi yang dibebankan langsung kepada konsumen, tetapi sebagian besar lainnya tidak tidak membebankan biaya asuransi khusus karena sudah termasuk dalam biaya administrasi.
Metode berkebun emas ini memang membutuhkan modal untuk membeli logam mulia pertama dan menyiapkan uang tunai untuk menutup selisih kekurangan harga pembelian logam mulia kedua hingga kelima. Sebagai ilustrasi, Anda membeli logam mulia seberat 10 gram yang langsung digadaikan. Jika uang gadai yang diberikan bank syariah sebesar 85%, dana yang diperoleh setara dengan 8.5 gram. Oleh sebab itu, ketika akan membeli logam mulia 10 gram kedua, perlu dana tambahan setara dengan logam mulia seberat 1.5 gram ditambah biaya penyimpanan logam mulia di bank syariah. Demikian seterusnya, hingga mencapai logam mulia yang dikehendaki. Setelah mencapai logam mulia terakhir, misalnya kelima, Anda sebaiknya menjual logam mulia tersebut. Tentunya ketika harga logam mulia sudah meningkat minimal 30%. Mengapa 30% ? kenaikan 30% ini diperlukan agar hasil penjualan dapat menutup biaya biaya gadai empat keeping logam mulia yang ada di bank syariah dan hasil penjulan logam mulia terakhir inilah yang dipergunakan untuk menebus empat keping logam mulia di bank syariah, saat inilah biasa disebut masa panen emas.
Kenaikan harga emas yang konsisten disebabkan oleh dua hal, pertama, konsumsi penduduk Indonesia terhadap logam mulia ada di peringkat 14 dunia (China ada diperingkat ke satu dan India ada di peringkat ke dua). Kedua, Indonesia adalah penghasil emas ketujuh terbesar didunia, jika permintaan emas terus bertambah, maka harga emas akan terus meningkat.
Anda harus siap berinvestasi jangka panjang, paling tidak selama dua tahun sampai tiga tahun. Dan tentunya Anda harus memilih tempat gadai yang mengenakan biaya gadai paling murah. Maklum setiap bank syariah atau pegadaian memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda atas layanan gedai emas ini. metode kebun emas ini bukannya tanpa risiko, Anda hanya bisa memperoleh keuntungan jika harga emas naik selama Anda menggadaikan emas tersebut. Kalau terpaksa menjual koleksi emas di lemari gadai bank sariah atau pegadaian ketika harganya turun, anda akan kehilangan potensi keuntungan, padahal telah mengeluarkan biaya gadai.
Apabila Anda tertarik mengikuti metode berkebun emas, Anda harus benar-benar mempertimbangkan penghasilan dan rasio likuiditas keuangan rumah tangga terlebih dahulu. Sebab, Anda tidak bisa asal main tebus emas di bank ketika sedang butuh dana tunai. Jika Anda baru berinvestasi pada logam mulia sebaiknya mulai dengan membeli, kemudian menyimpan emas tersebut sebagai pengganti tabungan di bank. Pada saat butuh uang mendesak, jangan jual emasnya, gadaikan saja. Lihat timing (penetapan waktunya). Jika memang harga sedang turun, ada baiknya digadai untuk menutup kebutuhan mendesak sehingga tidak berat ketika ingin menebus kembali.
Thursday, November 3, 2016
Membeli Emas Batangan: Strategi Dan Waktu Yang Tepat
Pada masa yang serba tidak pasti ini, kewaspadaan dan kesadaran akan resiko sangatlah penting dan resiko sistematik juga harus dipertimbangkan. Sukses dalam berinvestasi terkait erat dengan diversifikasi dan manajamen resiko. Dengan kata lain, jangan menaruh semua uang anda dalam satu instrumen investasi karena pasar bisa anjlok dan akan merugikan jika anda tidak mendiversifikasi investasi anda dengan benar.
Portfolio investasi yang sehat haruslah mencakup range aset yang bervariasi yang terdiri dari beragam ekuitas, investasi saham, properti, komponen tunai termasuk alokasi investasi pada emas dan membeli emas batangan. Kuncinya adalah menentukan jumlah yang tepat dari setiap jenis aset dan memiliki aset yang akan bisa bertahan dari serangan inflasi, deflasi, stagflasi dan bahkan hiperinflasi. Kita akan memfokuskan pada topik investasi emas batangan di artikel ini.
Banyak orang mencari dan membeli emas batangan karena karakteristiknya yang unik dalam hal ketahanan, keindahan, kelangkaan dan statusnya sebagai alat tukar dan mata uang universal selama berabad-abad.
Bagi negara, emas merupakan alat tukar internasional sekaligus instrumen untuk mempertahankan kekayaan dan meningkatkan kekuatan ekonomi negara. Sedangkan bagi individu, emas dimanfaatkan sebagai instrumen proteksi dan jaminan atas investasi, penurunan nilai uang, resiko makroekonomi dan geopolitis yang lain serta untuk menyimpan kekayaan. Dengan segala kelebihan yang dimiliki emas, emas haruslah selalu disertakan dalam diversifikasi portfolio anda.
Faktor utama investasi khususnya membeli emas batangan bukan dari banyaknya dana, melainkan seberapa cepat anda mulai berinvestasi emas. Makin cepat makin baik.
Motivasi anda dalam membeli emas akan sangat menentukan bentuk investasi emas yang dipilih. Apakah anda spekulator, investor atau penabung? Apakah anda ingin mengambil posisi spekulatif jangka pendek dalam emas?Apakah anda berinvestasi untuk jangka menengah atau panjang? Ataukah anda mendiversifikasi, menyimpan atau menggunakan emas hanya sebagai hedging / jaminan keuangan (fungsi utama emas)? Semua faktor ini akan sangat mempengaruhi gaya investor dalam berinvestasi dan membeli emas.
Sebagai petunjuk dasar, diversifikasi portfolio yang tepat harus mencakup alokasi investasi jangka panjang antara 5 s/d 15% pada emas fisik (membeli emas batangan). Seperti halnya rumah keluarga tidak bisa dianggap sebagai sebuah investasi, emas batangan juga tidak bisa dianggap sebagai investasi, melainkan lebih sebagai jaminan keuangan dan simpanan yang tidak diperjualbelikan. Kita tidak memperjualbelikan asuransi karenanya kita juga tidak memperjualbelikan emas batangan yang merupakan alat penjamin keuangan.
Untuk tujuan jangka panjang, waktu yang paling tepat untuk membeli emas batangan adalah kapan saja saat anda memiliki uang untuk membelinya karena kecenderungan harga emas yang terus naik dari waktu ke waktu dalam jangka panjang. Strategi terbaik dalam berinvestasi emas adalah dengan membeli sejumlah emas secara rutin setiap bulan tanpa melihat harga emas saat itu. Untuk sebagian investor, strategi ini memperkecil resiko kerugian dari waktu ke waktu.
Untuk tujuan jangka pendek maupun menengah, investor bisa berinvestasi emas dengan memanfaatkan teknik berkebun emas.
Setelah menentukan motivasi anda dalam berinvestasi emas, pertimbangan utama berikutnya adalah biayanya (baik di maupun maupun biaya tahunan), kedekatan pada aset anda dan mungkin faktor paling penting yaitu resiko. Jika anda menyimpan emas di pihak ketiga, pastikan anda berhubungan langsung dengan pihak tersebut tanpa melalui pihak perantara yang tentunya bisa memperbesar resiko. Pertimbangan lain adalah kemampuan untuk menyerahkan emas pada saat terjadi krisis yang menyeluruh.
Membeli emas batangan dan memegang emas dalam portfolio dapat memberikan profit nyata dalam bentuk keuntungan spekulatif, investasi, hedging terhadap resiko ekonomi makro dan geopolitis atau pemeliharaan kekayaan.
Emas adalah uang dan aset utama yang handal untuk mempertahankan aset dan meneruskan kekayaan kepada generasi berikutnya. Begitu jumlah basis kepemilikan atas emas batangan sudah tercapai dalam portfolio maka instrumen investasi emas lainnya seperti saham dan "mutual funds" ataupun bentuk investasi emas lain yang lebih spekulatif bisa mulai dipertimbangkan.
Investor yang sudah berpengalaman dan berwawasan luas telah lama mengetahui bahwa membeli emas batangan maupun bentuk investasi emas yang lain bisa menjadi pilihan investasi yang solid. Emas stabil pada masa ketidakseimbangan geopolitis global, ketidakpastian ekonomi, resesi mapun depresi. Adalah penting untuk melihat portfolio investasi anda secara keseluruhan. Jika dilakukan dengan benar, emas dan investasi terkait bisa menjadi komponen yang sangat efektif dalam portfolio investasi yang terdiversifikasi dengan tepat.
Tuesday, November 1, 2016
Cara Mudah Bikin Daging Bebek Goreng Empuk Banget
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Akhir pekan adalah waktu yang paling menyenangkan. Selain Anda terbebas dari urusan kantor, dapat bersantai, inilah waktu terbaik untuk dihabiskan bersama keluarga. Nah, kenapa tak mencoba memasak sesuatu yang istimewa dan beda dari biasanya? Jika selama ini hanya mengolah ayam, daging atau ikan ganti saja dengan bebek.
Tak perlu ragu mengolah daging yang satu ini menjadi menu keluarga. Memang sih, mengolah bebek itu gampang-gampang susah. Sebab jika tak mengetahui caranya daging justru menjadi keras dan tak nikmat disantap.
"Banyak orang enggan memasak daging bebek, sebab jika tak tahu caranya daging jadi sangat keras," ungkap chef Rendy Kongs, Executive Chef Warung Yu'Tien saat soft opening Warung Yu'Tien di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012) lalu.
Untuk mengolah daging bebek, ia menyarankan untuk tidak merebus daging bebek dalam air yang sudah mendidih. Daging bebek sebaiknya dicemplungkan ke dalam air yang masih dingin.
"Merebus bebek dalam air yang sudah mendidih justru membuat daging menjadi keras. Sebab, daging bebek yang dalam kondisi dingin bertemu dengan air panas akan membuat serat daging langsung kaku dan mengeras," jelasnya.
Rebuslah daging bebek di dalam air yang masih dingin dengan api yang kecil. Proses ini disebut sebagai slow cooking. Proses slow cooking membuat daging dan air rebusan memanas bersamaan. Selama proses merebus, air akan membantu mengempukkan daging dengan menaikkan suhunya secara perlahan-lahan. Dengan demikian, daging tidak kaku dan teksturnya terjaga baik.
Kongs menambahkan, memasak bebek membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melunakkan otot bebek yang keras serta menghilangkan tekstur daging yang liat. Dibutuhkan waktu merebus sekitar 2-3 jam untuk mendapatkan tekstur daging bebek yang lembut. (Hesti Pratiwi)
Akhir pekan adalah waktu yang paling menyenangkan. Selain Anda terbebas dari urusan kantor, dapat bersantai, inilah waktu terbaik untuk dihabiskan bersama keluarga. Nah, kenapa tak mencoba memasak sesuatu yang istimewa dan beda dari biasanya? Jika selama ini hanya mengolah ayam, daging atau ikan ganti saja dengan bebek.
Tak perlu ragu mengolah daging yang satu ini menjadi menu keluarga. Memang sih, mengolah bebek itu gampang-gampang susah. Sebab jika tak mengetahui caranya daging justru menjadi keras dan tak nikmat disantap.
"Banyak orang enggan memasak daging bebek, sebab jika tak tahu caranya daging jadi sangat keras," ungkap chef Rendy Kongs, Executive Chef Warung Yu'Tien saat soft opening Warung Yu'Tien di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012) lalu.
Untuk mengolah daging bebek, ia menyarankan untuk tidak merebus daging bebek dalam air yang sudah mendidih. Daging bebek sebaiknya dicemplungkan ke dalam air yang masih dingin.
"Merebus bebek dalam air yang sudah mendidih justru membuat daging menjadi keras. Sebab, daging bebek yang dalam kondisi dingin bertemu dengan air panas akan membuat serat daging langsung kaku dan mengeras," jelasnya.
Rebuslah daging bebek di dalam air yang masih dingin dengan api yang kecil. Proses ini disebut sebagai slow cooking. Proses slow cooking membuat daging dan air rebusan memanas bersamaan. Selama proses merebus, air akan membantu mengempukkan daging dengan menaikkan suhunya secara perlahan-lahan. Dengan demikian, daging tidak kaku dan teksturnya terjaga baik.
Kongs menambahkan, memasak bebek membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melunakkan otot bebek yang keras serta menghilangkan tekstur daging yang liat. Dibutuhkan waktu merebus sekitar 2-3 jam untuk mendapatkan tekstur daging bebek yang lembut. (Hesti Pratiwi)
Mengenal Investasi Emas
Mengenal Investasi Emas
Emas merupakan logam mulia yang agak lumayan mahal. Banyak masyarakat Indonesia yang sudah memahami bahwa emas merupakan sarana investasi jangka panjang. Mereka menyimpan uang dalam bentuk emas dan bila suatu saat mereka membutuhkan uang, emas tersebut dapat dijual oleh mereka. Apabila ditelaah lebih mendalam ternyata emas memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan sarana investasi lain tentunya dengan beberapa kondisi yang menunjang. Saat ini investasi emas dapat dilakukan melalui bursa berjangka.
Jika Anda berminat berinvestasi dalam bentuk perhiasan khususnya emas, Anda perlu memahami tentang kadar emas. Kandungan kadar emas dinilai berdasarkan standar internasional dalam satuan yang disebut karat. Kadar kandungan emas dari suatu perhiasan emas ditentukan oleh campuran logam emas dan logam lainnya (tembaga dan perak) yang digunakan. Saat membeli emas, sebaiknya Anda menanyakan mengenai kadar karat dan sertifikat keasliannya.
Pergerakan harga emas di Indonesia sangat berhubungan erat dengan nilai tukar US Dollar terhadap rupiah. Intinya, harga emas dinyatakan dalam satuan US dollar berdasarkan harga pasaran emas dunia yang berpusat di London Metal Exchange. Jadi apabila mata uang dollar menguat terhadap rupiah maka harga emas juga akan meningkat, begitu juga sebaliknya. Harga emas juga tergantung pada perkembangan permintaan dan penawaran diseluruh dunia sehingga harga emas yang terbentuk merupakan harga terbaik saat itu. Investasi emas atau logam mulia relative lebih aman dari peluang dipermainkan oleh investor besar atau spekulan.
Kondisi perekonomian suatu negara sangat berpengaruh terhadap perubahan harga di satu negara. Tingkat inflasi suatu negara dapat menjadi indikatornya. Tidak demikian dengan emas. Semakin tinggi laju inflasi akan semakin tinggi pula kenaikan harga emas. Jadi dapat dikatakan bahwa investasi emas merupakan sarana investasi anti atau tahan inflasi. Oleh karena itu banyak banyak investor yang menempatkan emas dalam komposisi portfolionya sebagai sarana lindung nilai (hedging) khususnya terhadap inflasi. Dalam kondisi keamanan tidak menentu atau kondisi keuangan bergejolak secara makro, orang pada umumnya akan berlindung dari gejolak moneter tersebut dengan mengalihkan dananya kedalam bentuk emas. Jadi, selama inflasi suatu negara masih relatif tinggi dan keadaan pada umumnya masih penuh ketidakpastian, emas merupakan sarana investasi yang cukup menarik.
Jenis-jenis investasi dalam bentuk emas
Emas perhiasan (jewelry)
Investasi emas dalam bentuk ini memiliki dua keunggulan sekaligus yaitu sebagai sarana investasi dan sebagai perhiasan yang dapat digunakan. Banyak masyarakat yang masih yakin bahwa investasi dalam bentuk emas akan memberikan keuntungan dan tingkat rasa aman yang lebih tinggi. Emas perhiasan merupakan bentuk investasi emas dasar yang yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak dulu.
Salah satu kelemahan investasi emas perhiasan adalah biaya pembuatan perhiasaan tersebut. Biaya inilah yang menyebabkan harga per-gram emas tersebut menjadi lebih mahal. Semakin rumit dan sulit bentuk perhiasan tersebut, semakin mahal pula biaya pembuatan dan harga yang harus dibayar. Dan pada saat Anda akan menjual kembali perhiasan emas tersebut, biaya pembuatan perhiasan emas tersebut biasanya tidak diperhitungkan oleh toko emas. Emas perhiasan tersebut dijual hanya berdasarkan berat dan kadar yang dimiliki. Oleh karena itu, berinvestasi emas dalam bentuk emas perhiasan ini menjadi lebih mahal meskipun memiliki dua keunggulan sekaligus yaitu berinvestasi dan bergaya.
Emas batangan (bar)
Jenis investasi emas dalam bentuk batangan memberikan tingkat keuntungan dan dan rasa aman yang lebih tinggi. Investasi dan membeli emas batangan (bar) lebih terjamin karena akan diberikan sertifikat keaslian yang didalamnya memberikan informasi mengenai nomor id, berat, ukuran dan tingkat kadar emasnya. Logam mulia yang umumnya diterima (jual-beli) pasar Indonesia adalah logam mulia dari PT. Aneka Tambang,Tbk. dengan berat logam mulia adalah 1, 2, 2.5, 3, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 1000 gram dan kadar emas 999.9%. Sekarang banyak investor yang berinvestasi dalam emas batangan dengan cara berkebun emas untuk memperbesar keuntungan.
Koin emas (coin)
Penerbitan koin emas akan mempermudah perencanaan jangka panjang keluarga yang ingin mencapai harapan seperti Naik Haji. Investasi koin emas juga dapat dihubungkan dengan koleksi barang-barang antik. Harga koin emas antic yang ditawarkan akan jauh lebih tinggi dibandingkan harga koin emas biasanya yang hanya dinilai berdasarkan tingkat kemurnian atau kadar karatnya. Bagi Anda yang memiliki uang berlebih dan mengenal seluk beluk barang antik, investasi emas jenis ini dapat menjadi alternatif pilihan menarik untuk jangka panjang.
Emas merupakan jenis investasi yang cukup menarik apalagi bila Anda memiliki prespektif jangka panjang. Fluktuasi harga emas dalam satuan rupiah sangat dipengaruhi oleh nilai tukar dolar terhadap rupiah. Harga emas juga sangat dipengaruhi oleh tigkat inflasi. Semakin tinggi tingkat inflasi, biasanya semakin tinggi pula kenaikan harga emas.
Emas merupakan logam mulia yang agak lumayan mahal. Banyak masyarakat Indonesia yang sudah memahami bahwa emas merupakan sarana investasi jangka panjang. Mereka menyimpan uang dalam bentuk emas dan bila suatu saat mereka membutuhkan uang, emas tersebut dapat dijual oleh mereka. Apabila ditelaah lebih mendalam ternyata emas memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan sarana investasi lain tentunya dengan beberapa kondisi yang menunjang. Saat ini investasi emas dapat dilakukan melalui bursa berjangka.
Jika Anda berminat berinvestasi dalam bentuk perhiasan khususnya emas, Anda perlu memahami tentang kadar emas. Kandungan kadar emas dinilai berdasarkan standar internasional dalam satuan yang disebut karat. Kadar kandungan emas dari suatu perhiasan emas ditentukan oleh campuran logam emas dan logam lainnya (tembaga dan perak) yang digunakan. Saat membeli emas, sebaiknya Anda menanyakan mengenai kadar karat dan sertifikat keasliannya.
Pergerakan harga emas di Indonesia sangat berhubungan erat dengan nilai tukar US Dollar terhadap rupiah. Intinya, harga emas dinyatakan dalam satuan US dollar berdasarkan harga pasaran emas dunia yang berpusat di London Metal Exchange. Jadi apabila mata uang dollar menguat terhadap rupiah maka harga emas juga akan meningkat, begitu juga sebaliknya. Harga emas juga tergantung pada perkembangan permintaan dan penawaran diseluruh dunia sehingga harga emas yang terbentuk merupakan harga terbaik saat itu. Investasi emas atau logam mulia relative lebih aman dari peluang dipermainkan oleh investor besar atau spekulan.
Kondisi perekonomian suatu negara sangat berpengaruh terhadap perubahan harga di satu negara. Tingkat inflasi suatu negara dapat menjadi indikatornya. Tidak demikian dengan emas. Semakin tinggi laju inflasi akan semakin tinggi pula kenaikan harga emas. Jadi dapat dikatakan bahwa investasi emas merupakan sarana investasi anti atau tahan inflasi. Oleh karena itu banyak banyak investor yang menempatkan emas dalam komposisi portfolionya sebagai sarana lindung nilai (hedging) khususnya terhadap inflasi. Dalam kondisi keamanan tidak menentu atau kondisi keuangan bergejolak secara makro, orang pada umumnya akan berlindung dari gejolak moneter tersebut dengan mengalihkan dananya kedalam bentuk emas. Jadi, selama inflasi suatu negara masih relatif tinggi dan keadaan pada umumnya masih penuh ketidakpastian, emas merupakan sarana investasi yang cukup menarik.
Jenis-jenis investasi dalam bentuk emas
Emas perhiasan (jewelry)
Investasi emas dalam bentuk ini memiliki dua keunggulan sekaligus yaitu sebagai sarana investasi dan sebagai perhiasan yang dapat digunakan. Banyak masyarakat yang masih yakin bahwa investasi dalam bentuk emas akan memberikan keuntungan dan tingkat rasa aman yang lebih tinggi. Emas perhiasan merupakan bentuk investasi emas dasar yang yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak dulu.
Salah satu kelemahan investasi emas perhiasan adalah biaya pembuatan perhiasaan tersebut. Biaya inilah yang menyebabkan harga per-gram emas tersebut menjadi lebih mahal. Semakin rumit dan sulit bentuk perhiasan tersebut, semakin mahal pula biaya pembuatan dan harga yang harus dibayar. Dan pada saat Anda akan menjual kembali perhiasan emas tersebut, biaya pembuatan perhiasan emas tersebut biasanya tidak diperhitungkan oleh toko emas. Emas perhiasan tersebut dijual hanya berdasarkan berat dan kadar yang dimiliki. Oleh karena itu, berinvestasi emas dalam bentuk emas perhiasan ini menjadi lebih mahal meskipun memiliki dua keunggulan sekaligus yaitu berinvestasi dan bergaya.
Emas batangan (bar)
Jenis investasi emas dalam bentuk batangan memberikan tingkat keuntungan dan dan rasa aman yang lebih tinggi. Investasi dan membeli emas batangan (bar) lebih terjamin karena akan diberikan sertifikat keaslian yang didalamnya memberikan informasi mengenai nomor id, berat, ukuran dan tingkat kadar emasnya. Logam mulia yang umumnya diterima (jual-beli) pasar Indonesia adalah logam mulia dari PT. Aneka Tambang,Tbk. dengan berat logam mulia adalah 1, 2, 2.5, 3, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 1000 gram dan kadar emas 999.9%. Sekarang banyak investor yang berinvestasi dalam emas batangan dengan cara berkebun emas untuk memperbesar keuntungan.
Koin emas (coin)
Penerbitan koin emas akan mempermudah perencanaan jangka panjang keluarga yang ingin mencapai harapan seperti Naik Haji. Investasi koin emas juga dapat dihubungkan dengan koleksi barang-barang antik. Harga koin emas antic yang ditawarkan akan jauh lebih tinggi dibandingkan harga koin emas biasanya yang hanya dinilai berdasarkan tingkat kemurnian atau kadar karatnya. Bagi Anda yang memiliki uang berlebih dan mengenal seluk beluk barang antik, investasi emas jenis ini dapat menjadi alternatif pilihan menarik untuk jangka panjang.
Emas merupakan jenis investasi yang cukup menarik apalagi bila Anda memiliki prespektif jangka panjang. Fluktuasi harga emas dalam satuan rupiah sangat dipengaruhi oleh nilai tukar dolar terhadap rupiah. Harga emas juga sangat dipengaruhi oleh tigkat inflasi. Semakin tinggi tingkat inflasi, biasanya semakin tinggi pula kenaikan harga emas.
Subscribe to:
Comments (Atom)